Sabtu, 07 Mar 2026
MENU

Pemuda Lingkar Tambang Ikuti Edukasi Pelajar dalam Ramadan Fair 2026 PT BSI

Sedulur, Pesanggaran – Ramadan tahun ini, PT Bumi Suksesindo (BSI) mengajak anak-anak muda lingkar tambang untuk mengikuti kegiatan pesantren kilat dan edukasi pelajar melalui ajang Ramadan Fair 2026. Jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 56 orang. Mereka berasal dari tujuh SMA/SMK/MA yang ada di wilayah Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Kepesertaan dibagi menjadi tiga kelompok (batch). Setiap batch mengikuti pemusatan selama tiga hari, mulai hari Jumat sore sampai Minggu selepas buka puasa. Selama mengikuti kegiatan, PT BSI menyediakan akomodasi penginapan dan konsumsi untuk anak-anak muda ini.

General Manager of Operations sekaligus Kepala Teknik Tambang PT BSI Roelly Fransza menyebut kegiatan ini sebagai pesantren kilat dan edukasi pelajar. Orang nomor satu di site Tujuh Bukit ini menyambut para peserta pesantren kilat dan edukasi pelajar di Masjid Nuruzdzahab site Tujuh Bukit untuk kemudian buka puasa bersama, tarawih, hingga tadarus.   

“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga melihat generasi muda lingkar tambang yang tidak hanya ingin memperdalam ilmu agama, tetapi juga terbuka untuk memahami dunia industri pertambangan secara lebih utuh,” tutur Roelly Fransza saat menyambut para peserta Ramadan Fair di Masjid Nuruzdzahab site Tujuh Bukit.


Baca Lainnya :

Selama mengikuti pesantren kilat, anak-anak muda tersebut juga berkesempatan memperoleh edukasi seputar wawasan umum. Penyampaian materi ini berlangsung di Rumah Pintar, sebuah fasilitas pembelajaran luar sekolah gratis untuk masyarakat yang dikelola oleh PT BSI.

Pemateri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pesanggaran memberikan wawasan seputar bahaya pernikahan dini. Pemateri lainnya dari Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggaran, menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) untuk generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran tentang tanggung jawab, disiplin, keselamatan, dan integritas — nilai-nilai yang juga menjadi fondasi utama dalam dunia kerja, khususnya operasi pertambangan,” ujar Roelly Fransza menambahkan.

Bukan hanya wawasan umum, para peserta juga belajar membuat konten di media sosial, mulai dari pengambilan video sampai editing. Materi ini disampaikan oleh pengonten profesional. Untuk mempraktikkan materi ini, PT BSI mengajak peserta tur tambang (mine tour) sekaligus mengumpulkan materi konten.

"Semoga pengenalan terhadap pentingnya keselamatan, serta ilmu-ilmu lain yang kalian dapatkan pada pesantren kilat ini, dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di mana pun kalian berada," Roelly Fransza berpesan kepada para peserta.

Sementara itu, para pelajar tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Raya, salah satu peserta kegiatan ini mengaku senang mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Menurutnya, selama mengikuti kegiatan, ia mendapat banyak wawasan yang tidak didapat di bangku sekolah.

"Saya bisa melihat dunia tambang melalui kegiatan mine tour, yang biasanya hanya bisa melihat dari luar. Sekarang saya bisa melihat langsung aktivitas di dalamnya," ujar siswa SMK PGRI Pesanggaran tersebut. Sebagai informasi, Ramadan Fair di site Tujuh Bukit Operations bukan hanya bukan hanya pesantren kilat dan edukasi pelajar saja. Perusahaan juga menyediakan kegiatan-kegiatan lain yang bisa diikuti oleh para karyawan, antara lain ibadah dan kebersamaan (setiap hari di Masjid Nuruzdzahab), Women, Safety & Creativity di auditorium (27/2), dan Sholawat Akbar di Masjid Nuruzdzahab (7/3). (sdl)